Prospek Sawit Sumbermas (SSMS) bisa membaik seiring kenaikan harga jual rata-rata



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) belum mencatatkan kinerja keuangan yang memuaskan di sepanjang tahun lalu. Analis merekomendasikan hold sambil menunggu implementasi strategi perusahaan dalam menyokong kinerja.

Hingga kini, SSMS belum merilis laporan keuangan periode kuartal I-2020. Berdasarkan laporan keuangan sepanjang 2019, penjualan SSMS menurun 11,67% secara tahunan dari Rp 3,71 triliun di 2018 menjadi Rp 3,28 triliun di tahun lalu. Sementara, laba bersih juga ikut menurun sebesar 86,45% secara tahunan menjadi Rp 11,68 miliar.

Michael Filbery Analis Phillip Sekuritas mengatakan, SSMS memiliki peluang untuk meningkatkan kinerja di tahun ini. Dia menilai, strategi yang bisa berdampak positif ke kinerja SSMS adalah penjualan ke perusahaan afiliasi, PT Citra Borneo Utama.


Penjualan SSMS ke Citra Borneo Utama tahun lalu mencapai 87% dari total penjualan tahun lalu. Porsi penjualan ke Citra Borneo Utama ini naik ketimbang tahun sebelumnya yang mencapai 25%. "Kelanjutan transaksi afiliasi bisa menguntungkan SSMS karena menunjukkan bahwa CBU bergantung pada pasokan CPO SSMS," kata Michael, Kamis (11/6).

Baca Juga: Sawit Sumbermas (SSMS) soroti kenaikan pungutan ekspor CPO

Sebagai usaha menggenjot kinerja, strategi lain yang SSMS akan lakukan adalah memperkuat bisnis hilirisasi. Produksi penyulingan lanjutan akan diikuti dengan peningkatan kapasitas pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTBM) dan pabrik penyulingan.

SSMS pun akan mengoptimalkan kapasitas pabrik kilang yang saat ini memiliki tingkat pemanfaatan sebesar 70%. "Dengan bisnis hilir SSMS memiliki sumber pendapatan lain untuk menjual berbagai produk hilir seperti PFAD, stearin dan olein," kata Michael.

Baca Juga: Perusahaan sawit berupaya terus mendorong ekspor CPO

Editor: Wahyu T.Rahmawati