Proyek Lapangan Merakes senilai US$ 1,3 miliar akhirnya diresmikan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meresmikan proyek pengembangan Lapangan Merakes di Wilayah Kerja (WK) Sepinggan pada Selasa (8/6). 

Dalam sambutannya, Arifin mengatakan, pengembangan lapangan Merakes diharapkan bisa mengungkit  produksi dan pemanfaatan gas bumi di Indonesia.

“Selamat kepada Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan ENI Indonesia atas keberhasilan produksi gas di Lapangan Merakes ini," kata Arifin dalam sambutannya di Floating Processing Unit (FPU) Jangkrik, Kalimantan Timur dalam siaran pers yang dikutip Kontan.co.id, kemarin. 


Seperti diketahui, proyek pengembangan Merakes merupakan pengembangan lapangan gas laut dalam di lepas pantai Kutai Basin dengan kedalaman air kurang lebih 1500 meter (m). Proyek ini memiliki nilai investasi hingga US$ 1,3 miliar. 

Baca Juga: Proyek Lapangan Merakes pasok kebutuhan gas pipa di Kaltim

Keberadaan Lapangan Merakes yang cukup strategis, yaitu sekitar 35 kilometer (km) Tenggara dari Floating Production Unit (FPU) Jangkrik, memungkinkan ENI dapat memaksimalkan sinergi dan meningkatkan ekonomi lapangan dengan infrastruktur terdekat. 

Selain itu, pemanfaatan gas dari lapangan Merakes dan Jangkrik juga dapat disalurkan melalui pipa gas untuk kebutuhan dalam negeri sebesar 117 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) pada tahun 2022 - 2025.

“Produksi dari lapangan ini bisa berkontribusi pada perpanjangan umur operasi kilang LNG Bontang, yang memasok LNG ke pasar domestik maupun ekspor," ujar Arifin.

Editor: Anna Suci Perwitasari