Rencana investasi mundur, Waskita Karya akan turunkan 10% target kinerja tahun ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Waskita Karya Tbk (WSKT) pada paruh kedua 2018 diperkirakan akan melambat. Penyebabnya, ada sejumlah rencana investasi baru perusahaan di proyek jalan tol mundur dari target awal.

Di sisi lain, ada sejumlah ruas-ruas tol mereka yang akan mulai beroperasi semester II ini. Layaknya proyek tol lainnya, Waskita akan mencatatkan kerugian dari pengoperasian awal proyek karena volume lalu lintasnya tidak bisa langsung tinggi.

Oleh karena itu, perusahaan konstruksi pelat merah ini akan merevisi turun target-target kinerja tahun ini. Harris Gunawan, Direktur Keuangan Waskita Karya mengatakan, target perusahaan baik dari laba bersih, pendapatan, dan kontrak baru akan diturunkan sekitar 10%.


"Kita menyesuaikan target menyesuaikan dengan mundunya rencana investasi. Revisi ini masih digodok tetapi akan turun sekitar 10%," katanya kepada Kontan.co.id, Kamis (26/7).

Harris mengungkapkan, rencana investasi itu mundur lantaran tender proyeknya belum beluar tahun ini. Hanya saja, dia tidak bersedia menyebutkan investasi di proyek tol mana yang akan mundur tersebut.

Namun, dalam catatan Kontan, ada dua ruas tol baru yang sedang diincar Waskita lewat anak usahanya PT Waskita Toll Road (WTR) yakni Semarang-Demak dan Jembatan Balikpapan-Penajam Paser Utama.

Editor: Handoyo .