Rendah Kalori dan Tinggi Serat, 7 Buah Ini Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anda sedang menjalani program diet? Ini buah-buahan yang bisa membantu menurunkan berat badan.  

Buah mengandung vitamin, serat, dan nutrisi lain untuk mendukung pola makan sehat. 

Buah juga umumnya rendah kalori dan tinggi serat, yang dapat membantu menurunkan berat badan. 


Faktanya, makan buah dikaitkan dengan penurunan berat badan dan risiko diabetes, tekanan darah tinggi, kanker, dan penyakit jantung yang lebih rendah. 

Berikut 7 buah terbaik yang bisa membantu Anda menurunkan berat badan seperti dilansir Healthline. 

1. Grapefruit

Grapefruit adalah persilangan antara jeruk bali dan jeruk yang biasanya dikaitkan dengan diet dan penurunan berat badan. 

Dalam bahasa Indonesia, grapefruit disebut dengan jeruk limau gedang atau jeruk bali merah. 

Setengah grapefruit mengandung 39 kalori dan menyediakan 65 persen asupan harian referensi (RDI) untuk vitamin C. Varietas jeruk bali merah ini juga menyediakan 28 persen dari RDI untuk vitamin A. 

Baca Juga: Sederet makanan yang bisa meningkatkan kesehatan jantung

Terlebih lagi, grapefruit memiliki indeks glikemik (GI) yang rendah, yang berarti ia melepaskan gula ke aliran darah lebih lambat. 

Diet rendah GI dapat membantu penurunan berat badan dan pemeliharaan berat badan, meskipun buktinya terbatas. 

Dalam sebuah penelitian pada 85 orang gemuk, makan grapefruit atau minum jus grapefruit sebelum makan selama 12 minggu menghasilkan penurunan asupan kalori, penurunan 7,1 persen berat badan, dan peningkatan kadar kolesterol. 

Selain itu, ulasan terbaru menemukan bahwa konsumsi jeruk bali merah dapat mengurangi lemak tubuh, lingkar pinggang, dan tekanan darah dibandingkan dengan kelompok kontrol. 

Namun perlu dicatat, grapefruit bisa membahayakan tubuh jika dikonsumsi dengan obat-obatan tertentu. 

2. Buah Markisa 

Buah markisa, yang berasal dari Amerika Selatan, tumbuh di pohon menjalar yang indah dan berbunga. 

Markisa memiliki kulit luar yang keras - berwarna ungu atau kuning - dengan massa biji yang dapat dimakan dan daging di dalamnya. 

Satu buah markisa (18 gram) hanya mengandung 17 kalori dan merupakan sumber serat, vitamin C, vitamin A, zat besi, dan kalium yang kaya. Untuk buah sekecil itu, markisa mengandung banyak serat makanan. 

Serat memperlambat pencernaan, membantu merasa kenyang lebih lama, dan mengendalikan nafsu makan. 

Selain itu, biji markisa menyediakan piceatannol, zat yang terkait dengan penurunan tekanan darah dan meningkatkan sensitivitas insulin pada pria yang kelebihan berat badan. 

Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk ini. Untuk menurunkan berat badan, buah markisa paling baik dikonsumsi utuh. 

Bisa dimakan sendiri, digunakan sebagai topping, isian untuk pencuci mulut, atau ditambahkan ke minuman. 

Baca Juga: Asam Urat di Kaki Bisa Langsung Rontok, Ini Penyembuhan Alternatif selain Obat Dokter

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie