Respons Paus Fransiskus saat para uskup AS kritik Biden beberapa jam usai dilantik



KONTAN.CO.ID -  VATICAN. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden adalah orang Katolik kedua yang menjadi presiden AS setelah John F Kennedy. Namun meski demikian, ia tak kebal kritik dari gereka Katolik. Terkait hal itu, Paus Fransiskus menyerukan agar terciptanya rekonsiliasi di AS.

Mengutip Reuters, Kamis (21/1) Pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus mengatakan kepada Biden pada hari Rabu bahwa dia berdoa agar Tuhan membimbing upayanya untuk membawa rekonsiliasi di Amerika Serikat, sementara sejumlah uskup Katolik AS mengutuk pendirian Biden yang mendukung aborsi.

Dalam pesan yang dikirim tak lama setelah presiden Katolik AS kedua itu dilantik, Fransiskus mengatakan dia berharap Biden akan bekerja menuju masyarakat yang ditandai dengan keadilan sejati, kebebasan dan penghormatan terhadap hak dan martabat setiap orang, terutama yang miskin, yang rentan dan mereka yang tidak bersuara.


“Di bawah kepemimpinan Anda, semoga rakyat Amerika terus mendapatkan kekuatan dari nilai-nilai politik, etika dan agama yang luhur yang telah menginspirasi bangsa sejak didirikan,” kata Paus Fransiskus.

Baca Juga: Joe Biden akan menjadi Presiden AS Katolik kedua setelah John F Kennedy

“Saya juga meminta kepada Tuhan, sumber dari semua hikmat dan kebenaran, untuk membimbing upaya Anda untuk mendorong pemahaman, rekonsiliasi dan perdamaian di Amerika Serikat dan di antara negara-negara di dunia untuk memajukan kebaikan umum universal,” katanya.

Tiga hari setelah serangan 6 Januari di Kongres AS oleh pendukung mantan presiden Donald Trump, Fransiskus mengatakan kekerasan telah membuatnya tercengang.

Dalam pesan pada hari Rabu kepada Biden, Fransiskus mengatakan bahwa krisis besar yang dihadapi sejumlah keluarga umat manusia membutuhkan tanggapan yang berpandangan jauh ke depan dan menyatukan.

Presiden Konferensi Waligereja Katolik AS, Uskup Agung Los Angeles Jose Gomez, menyampaikan pemberitahuan bahwa para uskup akan terus melawan Biden atas posisinya dalam beberapa masalah moral, terutama aborsi.

Biden, seperti banyak politisi Katolik lainnya, mengatakan dia secara pribadi menentang aborsi tetapi tidak dapat memaksakan posisinya kepada orang lain.

Baca Juga: Usai dilantik, Joe Biden merombak sebagian besar kebijakan Donald Trump

Editor: Noverius Laoli