Robert Kiyosaki Sarankan Investor Beli Perak karena Ekonomi Dunia Suram



KONTAN.CO.ID - Penulis buku terkenal Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali dengan peringatan yang lebih suram tentang ekonomi dunia. 

Informasi saja, Rich Dad Poor Dad adalah buku tahun 1997 yang ditulis bersama oleh Kiyosaki dan Sharon Lechter. Buku tersebut masuk dalam Daftar Best Seller New York Times selama lebih dari enam tahun. Lebih dari 32 juta eksemplar buku telah terjual dalam lebih dari 51 bahasa di lebih dari 109 negara.

Melansir Bitcoin.com, Kiyosaki mengatakan pada hari Selasa (28/2/2023), bahwa ekonomi dunia berada di ambang kehancuran. Dia memperingatkan beberapa risiko yang dapat merugikan investor. 


Dalam tweetnya, dia menuliskan: "Perekonomian dunia di ambang kehancuran. Risiko pada bank? Tabungan dibekukan? Bail-in selanjutnya?"

Dia kemudian mendesak investor untuk membeli perak. 

“Anda dapat membeli koin perak asli seharga sekitar US$ 25,” katanya.

Kiyosaki lantas menambahkan bahwa dia tidak menghasilkan uang apapun saat orang mengikuti sarannya dan membeli koin perak. 

Baca Juga: Robert Kiyosaki Bilang Dunia Dipenuhi Uang Palsu, Apa Maksudnya?

"Saya hanya ingin Anda siap untuk apa yang akan datang," jelasnya.

Pada saat krisis keuangan, deposan mungkin panik dan menarik uang mereka sekaligus, yang dapat menyebabkan bank bangkrut dan menyebabkan rekening tabungan dibekukan. 

Selain itu, jika bank menghadapi masalah kebangkrutan, bank dapat memberlakukan bail-in, di mana bank menggunakan dana deposan untuk menjaga dirinya tetap bertahan. Semua ini dapat merugikan investor secara finansial.

Kiyosaki sering mengatakan dia tidak mempercayai pemerintahan Biden, Federal Reserve, Departemen Keuangan, dan Wall Street. Dia sebelumnya memperingatkan bahwa tindakan The Fed dapat menghancurkan ekonomi AS dan dolar.

Penulis Rich Dad Poor Dad juga berkali-kali mengemukakan kekhawatiran tentang ambruknya pasar yang akan datang. 

Dia baru-baru ini memperingatkan agar tidak berinvestasi di saham, obligasi, reksa dana, dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), mencatat bahwa bitcoin, emas, dan perak adalah investasi terbaik untuk masa yang tidak stabil. Dia menyebut emas dan perak sebagai uang Tuhan sedangkan bitcoin adalah “uang rakyat.”

Baca Juga: Jangan Takut Gagal, Pesan Robert Kiyosaki: Kegagalan adalah Kunci Kemenangan

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie