KONTAN.CO.ID - Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah mata uang di berbagai negara terus mengalami pelemahan terhadap dollar AS. Akibat pelemahan tersebut, dibutuhkan ribuan hingga puluhan ribu unit mata uang lokal hanya untuk mendapatkan 1 dollar AS. Kondisi ini menunjukkan tekanan nilai tukar yang cukup besar di sejumlah negara.
Meski bukan mata uang dengan nilai tukar tertinggi di dunia, dollar AS tetap menjadi mata uang yang paling banyak diperdagangkan secara global dan berfungsi sebagai acuan utama dalam transaksi internasional. Dominasi dollar AS tersebut membuat banyak mata uang negara lain rentan melemah, sehingga sejumlah negara masuk dalam daftar mata uang dengan nilai tukar terlemah di dunia pada 2026. Salah satunya adalah rupiah Indonesia yang tercatat berada di jajaran lima besar mata uang terlemah di dunia terhadap dollar AS. Bahkan, posisinya masih berada di atas beberapa negara dengan tingkat kemiskinan tinggi, termasuk Burundi yang menempati posisi ke-10 dalam daftar tersebut. Lantas, mata uang apa saja yang masuk daftar mata uang terlemah di dunia pada 2026?
Baca Juga: Hubungan AS-China: Xi & Trump Sepakat Demi Masa Depan Global Lebih Baik Mata uang terlemah di dunia
Dilansir dari
Forbes (5/5/2026) serta berdasarkan nilai tukar terhadap dollar AS per 14 Mei 2026, berikut daftar mata uang terlemah di dunia: 1. Rial Iran (IRR) Satu rial Iran saat ini bernilai 0,000001 dollar AS. Ini berarti 1 dollar AS dapat membeli 1.313.000 rial Iran. Rial Iran pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1700-an. Mata uang ini kurang lebih tetap pada nilai tukarnya saat ini terhadap dolar selama beberapa tahun. Iran terletak di Teluk Persia, di antara Irak dan Afghanistan. Negara ini merupakan pengekspor minyak dan gas alam terkemuka di dunia, tetapi sanksi ekonomi telah memberikan tekanan pada mata uang negara tersebut. Nilai IRR telah anjlok tajam menyusul konflik baru-baru ini antara Iran, Israel, dan AS. 2. Pound Lebanon (LBP) Satu pound Lebanon setara dengan 0,000011 dollar AS. Dengan kata lain, ini berarti 1 dollar AS bernilai 89.750 pound Lebanon. Negara ini memiliki ekonomi berbasis jasa dan juga mengekspor batu mulia, logam, produk kimia, serta makanan dan minuman. Pound Lebanon telah berada di bawah tekanan terhadap dolar AS selama beberapa tahun karena perekonomian yang lesu, inflasi dan pengangguran yang tinggi, krisis perbankan, dan gejolak politik. 3. Dong Vietnam (VND) Dong Vietnam berada di urutan ketiga dalam daftar mata uang terlemah di dunia. Setiap unit mata uang tersebut mampu membeli 0,000038 dollar AS. Ini berarti 1 dollar AS dapat membeli 26.350 dong Vietnam. Vietnam berbatasan dengan Laut Cina Selatan, dengan Cina, Laos, dan Kamboja sebagai negara tetangga. Sektor jasa menyumbang proporsi terbesar dari produk domestik bruto negara, yang secara efektif merupakan ukuran output ekonomi suatu negara, diikuti oleh industri seperti elektronik, energi, dan tekstil. Nilai mata uang negara tersebut tertekan oleh pembatasan ekspor ke luar negeri dan perlambatan ekspor baru-baru ini, ditambah dengan periode kenaikan suku bunga yang berkelanjutan dan tinggi di AS. 4. Kip Laos (LAK) Kip Laos, atau Lao kip, diperkenalkan pada tahun 1950-an dan merupakan mata uang terlemah keempat dengan nilai moneter 1 kip setara dengan 0,000046 dollar AS. Jumlah tersebut berarti 1 dollar AS bernilai sama dengan 21.950 LAK.
Laos adalah negara yang terkurung daratan dan berbatasan dengan Vietnam, Thailand, Kamboja, dan China. Negara ini sangat bergantung pada ekspor seperti tembaga, emas, dan kayu. Laos dilanda pertumbuhan ekonomi yang lambat, meningkatnya utang luar negeri, dan inflasi yang tinggi, yang semuanya telah bersekongkol untuk menekan mata uang Laos.
Baca Juga: Inilah Menu Jamuan Makan Malam Kenegaraan Mewah Trump–Xi di Beijing