KONTAN.CO.ID - Penjual minyak Rusia memangkas harga ekspor ke China ke level diskon tertinggi dalam beberapa waktu terakhir. Langkah ini dilakukan untuk menarik minat pembeli di negara importir minyak terbesar di dunia tersebut, sekaligus mengantisipasi potensi penurunan permintaan dari India. Reuters melaporkan, para pelaku pasar menyebutkan, diskon melebar setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dagang dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, yang di antaranya mencakup penghentian pembelian minyak dari Rusia. Namun, detail terkait waktu dan mekanismenya belum dijelaskan secara rinci. Jika India benar-benar menghentikan impor, China berpotensi menjadi satu-satunya klien besar bagi minyak murah Rusia. Saat ini, Rusia (eksportir minyak terbesar kedua di dunia) sudah menghadapi penurunan permintaan dari India akibat sanksi Barat, yang mendorong meningkatnya volume minyak Rusia yang menganggur di penyimpanan terapung (floating storage).
Rusia Terpaksa Obral Harga Minyak Setelah India Berpaling, China Cuan Besar
KONTAN.CO.ID - Penjual minyak Rusia memangkas harga ekspor ke China ke level diskon tertinggi dalam beberapa waktu terakhir. Langkah ini dilakukan untuk menarik minat pembeli di negara importir minyak terbesar di dunia tersebut, sekaligus mengantisipasi potensi penurunan permintaan dari India. Reuters melaporkan, para pelaku pasar menyebutkan, diskon melebar setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dagang dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, yang di antaranya mencakup penghentian pembelian minyak dari Rusia. Namun, detail terkait waktu dan mekanismenya belum dijelaskan secara rinci. Jika India benar-benar menghentikan impor, China berpotensi menjadi satu-satunya klien besar bagi minyak murah Rusia. Saat ini, Rusia (eksportir minyak terbesar kedua di dunia) sudah menghadapi penurunan permintaan dari India akibat sanksi Barat, yang mendorong meningkatnya volume minyak Rusia yang menganggur di penyimpanan terapung (floating storage).
TAG: