Saham-saham ini banyak dilego asing saat IHSG anjlok di sesi I, Kamis (28/1)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan bearish pada perdagangan sesi I Kamis (28/1). IHSG merosot 1,40% atau terpangkas 85,44 poin ke level 6.023,72 saat istirahat makan siang.

Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zona merah kendati sempat menguat dan masuk zona hijau tapi kembali merosot.

Mengutip data RTI, seluruh sektor melemah. Sektor infrastruktur turun paling dalam, disusul sektor konstruksi, tambang, perkebunan, industri dasar, manufaktur dan barang-barang konsumsi. Masing-masing turun 3,04%, 2,69%, 2,60%, 2,21%%, 2,14%, 2,17% dan 1,01%.


Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi I mencapai 11,03 miliar dengan nilai transaksi Rp 10,28 triliun. Sebanyak 383 saham turun, 93 saham naik dan 114 nilai sahamnya tidak berubah.

Baca Juga: IHSG Anjlok di Sesi I, Asing Lepas Saham TLKM dan BMRI

Investor asing membukukan net sell atau jual bersih sebesar Rp 163,66 miliar di seluruh pasar.

Asing paling banyak melego saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 65,5 miliar. Saham TLKM pun turun 3,25% ke Rp 3.270 per saham. Volume perdagangan saham TLKM mencapai 63,86 juta dengan nilai transaksi Rp 209,9 miliar.

Asing juga melepas saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 32,3 miliar. Saham BMRI pun merosot 3,42% ke Rp 7.050 per saham. Volume perdagangan saham BMRI mencapai 34,8 juta dengan nilai transaksi Rp 249,2 miliar.

Baca Juga: IHSG dibuka turun 0,76%, lanjutkan penurunan 6 hari berturut-turut pada Kamis (28/1)

Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga diobral asing sebesar Rp 15,7 miliar. Saham BBNI juga turun 2,51% ke Rp 5.825 per saham. Volume perdagangan saham BBNI mencapai 22,6 juta dengan nilai transaksi Rp 132,9 miliar.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing di sesi I Kamis:

Editor: Noverius Laoli