Saham-saham ini banyak ditadah asing saat IHSG merosot Jumat (15/1)



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan akhir pekan ini. IHSG tercatat turun 0,85% atau terpangkas 61,54 poin ke level 6.373,41  pada penutupan perdagangan Jumat (15/1).

Kendati turun, tapi dalam dalam sepekan ini, IHSG sebenarnya masih menguat 1,85%.

Mengutip data RTI, sembilan dari 10 sektor memerah. Sektor yang turun paling dalam antara lain sektor aneka industri, disusul sektor keuangan, perkebunan, manufaktur, industri dasar dan barang-barang konsumsi. Masing-masing turun 2,76%, 1,59%, 1,33%, 1,11%, 087% dan 0,87%. Hanya sektor konstruksi yang menguat 1,02%.


Total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 27,25 miliar dengan nilai transaksi Rp 22,49 triliun. Sebanyak 331 saham turun, 161 saham naik dan 137 saham nilainya tidak berubah.

Baca Juga: IHSG turun 0,96% pada Jumat (15/1), saham JPFA, INKP dan BBRI top losers di LQ45

Kendati IHSG anjlok, tapi investor asing justru mencatatkan net buy atau beli bersih sebesar Rp 92,75 miliar di seluruh pasar.

Saham yang paling banyak dikoleksi asing adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO) sebesar Rp 118,1 miliar. Saham ARTO melesat 25% ke Rp 5.675. Volume perdagangan saham ARTO mencapai 34 juta dengan nilai transaksi Rp 189,6 miliar.

Asing juga memborong saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 91,7 miliar. Saham KLBF juga menguat 3,13% ke Rp 1.645 per saham. Total volume perdagangan saham KLBF mencapai 216 juta dengan nilai transaksi Rp 355,9 miliar.

Baca Juga: IHSG melemah, saham-saham ini banyak dilego asing Jumat (15/1)

Kemudian, asing juga menadah saham PT Astra International Tbk (KLBF) Rp 49 miliar. Saham ASII turun 2,95% ke RP 6.575 per saham kendati dikoleksi asing. Total volume perdagangan saham ASII mencapai 51,7 juta dengan nilai transaksi Rp 344,2 miliar.

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Jumat:

Editor: Noverius Laoli