Sampai kapan asing menarik dananya keluar dari pasar saham Indonesia?



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aliran dana asing yang keluar dari pasar ekuitas semakin deras seiring dengan merebaknya virus corona (Covid-19) di Tanah Air. Per Sabtu (14/3) kasus positif corona mencapai 96 kasus dan tersebar di delapan provinsi.

Melansir RTI Business, pada perdagangan Jumat (13/3) nilai aksi jual bersih (net sell) asing mencapai Rp 581,21 miliar di pasar reguler. Dalam sepekan, jumlah dana asing yang kabur dari pasar ekuitas mencapai Rp 2,10 triliun.

Baca Juga: Imbas corona, triliunan dana asing menguap dari pasar saham Indonesia


Sejak awal tahun atau secara year-to-date ( YTD), jumlah dana asing yang menguap dari pasar saham domestik mencapai Rp 9,81 triliun di pasar regular.

Lantas, sampai kapan asing terus membawa kabur dananya dari pasar ekuitas Tanah Air?

Presiden Direktur Astronacci International Sekuritas Gema Goeyardi memperkirakan, pasar akan memulai perbaikan (reversal) setidaknya pada bulan Mei 2020. Pun, investor asing akan mulai kembali masuk ke pasar saham.

Namun, Gema menilai perbaikan di pasar saham akan membutuhkan waktu lebih dari setengah tahun. “Tetapi perbaikan menyeluruh dari kejatuhan kali ini akan memakan waktu enam bulan sampai delapan bulan,” terang Gema kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: Mengintip kekuatan IHSG pekan depan usai menguat di akhir pekan lalu

Senada, Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas memperkirakan asing akan kembali masuk ke pasar ekuitas ketika kasus corona di Indonesia sudah mulai mereda. Untuk saat ini, strategi terbaik yang dapat dilakukan oleh investor adalah wait and see. “Tunggu sampai masalah corona benar-benar selesai,” terang dia.

Editor: Tendi Mahadi