Sektor aneka industri justru naik 2,34% di tengah penurunan IHSG, ini kata analis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Rabu (15/1) ditutup melemah 0,66% ke level 6.283,36. Ini menandai IHSG telah melemah 0,26% sejak awal tahun. Di tengah pelemahan tersebut, indeks aneka industri justru menguat 2,34%.

Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas menjelaskan, indeks aneka industri menguat digerakkan oleh sub-sektor otomotif, terutama PT Astra International Tbk (ASII). Adapun harga ASII hari ini bergerak naik 0,35% ke level Rp 7.200. Secara year to date (ytd), harga saham otomotif ini naik 3,97%.

"ASII menjadi penggerak utama di sektor ini. Terlihat pergerakan asing sudah terjadi net buy di saham ASII secara total Rp 129 miliar ytd. Di pasar reguler Rp 133 miliar," jelas Sukarno, Rabu (15/1).


Baca Juga: IHSG ditutup turun ke 6.283 pada akhir perdagangan Rabu (15/1)

Selain itu, Sukarno melihat katalis positif lainnya adalah adanya kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menurunkan batas ketentuan uang muka atau down payment (DP) menjadi 5%-10% untuk pembayaran kendaraan bermotor. Aturan ini berlaku sejak 2 Desember 2019.

Ini kemudian beriringan dengan January effect. "Menjadi double katalis buat sektor yang bersangkutan. Ke depannya dengan kebijakan ini dapat memicu permintaan lebih meningkat lagi sehingga target penjualan dapat tercapai," ujar dia.

Baca Juga: Lanjut melemah di sesi II, IHSG kembali ke level 6.200-an

Sukarno juga mengatakan indeks aneka industri juga memiliki peluang menguat tahun ini. Dus, Sukarno merekomendasikan saham yang dapat dikoleksi adalah ASII dengan target harga Rp 8.025 dan PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dengan target harga Rp 1.485 per saham. Adapun saat ini harga saham AUTO di level Rp 1.260 atau menguat 1,61% ytd.

Editor: Wahyu T.Rahmawati