Seluruh negara ASEAN sudah terjangkit corona, Filipina dan RI catat kasus terbanyak



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Virus corona masih terus mewabah di sebagian besar negara di dunia. Menurut data terbaru sampai Rabu (15/4/20) sore, jumlah kasus infeksi Covid-19 di dunia sebanyak 1.996.681 (1,99 juta) kasus. Dari jumlah tersebut, 500.717 pasien telah dinyatakan sembuh. Sedangkan 127.590 orang meninggal dunia.

Hingga kini, hanya ada 15 negara anggota PBB yang masih terbebas dari virus corona ini. Di Asia Tenggara, seluruh negara anggota ASEAN telah melaporkan adanya kasus virus corona di wilayahnya.

Berdasarkan perkembangan terbaru, jumlah kasus terbanyak di negara-negara ASEAN dicatatkan di Filipina dan Indonesia.


Melansir ASEAN Briefing, berikut adalah perkembangan terbaru dari kasus Covid-19 di negara-negara ASEAN hingga Rabu (15/4/2020):

Baca Juga: Data ODP dibuka, berikut jumlah kasus di Covid-19 DKI Jakarta hari keenam PSBB

1. Brunei Darussalam

Di Brunei Darussalam, jumlah kasus virus corona yang telah dikonfirmasi sejauh ini adalah 136 kasus. Sebanyak 107 pasien telah dinyatakan sembuh. Adapun kasus kematian yang telah dilaporkan di Brunei Darussalam berjumlah satu kasus. Kematian pertama ini dilaporkan pada 27 Maret 2020 lalu. Pasien tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 64 tahun yang diketahui datang ke Brunei pada 4 Maret 2020 setelah melakukan perjalanan ke Malaysia dan Kamboja.

2. Kamboja

Tidak jauh berbeda dengan Brunei Darussalam, Kamboja mencatatkan 122 kasus virus corona yang telah terjadi di negaranya. Dari jumlah tersebut, 96 pasien telah dinyatakan sembuh. Hingga kini, Kamboja belum melaporkan adanya kasus kematian yang terjadi akibat Covid-19 di negaranya.

Baca Juga: ASEAN plus 3 sepakat bentuk ASEAN response fund

3. Indonesia

Pada Rabu (15/4/2020), sebanyak 297 kasus baru telah dilaporkan di Indonesia. Penambahan ini menjadikan total kasus di Indonesia menjadi sebanyak 5.136 kasus. Jumlah tersebut menjadi yang kedua terbanyak di antara negara-negara ASEAN lain, yaitu setelah Filipina. Hingga kini, 469 pasien meninggal dunia. Sementara itu, 446 pasien telah dinyatakan sembuh.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie