Setelah Jakarta dan Bandung, KKP juga bangun pasar ikan modern di Palembang



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun pasar ikan modern (PIM) di Palembang. Hal itu ditandai dengan KKP melakukan ground breaking PIM ketiga di Kota Palembang, Rabu (28/8) kemarin. Sebelumnya, PIM telah dibangun di Muara Baru, Jakarta Utara yang saat ini sudah beroperasi dan satu lagi berlokasi di Soreang, Bandung.

Sekretaris Jenderal merangkap Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Nilanto Perbowo mengatakan bahwa pembangunan PIM merupakan pelaksanaan atas Inpres Nomor 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional dan Perpres Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional.

Baca Juga: KKP optimistis pameran di Jepang catat potensi transaksi US$ 42,61 juta


"Pembangunan PIM merupakan arahan langsung Presiden RI Bapak Joko Widodo kepada Menteri Kelautan dan Perikanan untuk membangun pasar ikan seperti Pasar Ikan Tsukiji di Jepang yang menjadi role model untuk pasar-pasar ikan di Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (29/8).  

Nilanto menuturkan, tujuan pembangunan PIM ini adalah menyediakan pasar yang memenuhi standar sanitasi dan higienitas dengan ikan bermutu dan aman dikonsumsi, menjadi sentra bisnis, tempat promosi dan edukasi, serta destinasi wisata sektor kelautan dan perikanan.

“Dengan begitu, masyarakat Kota Palembang secara khusus dan Provinsi Sumatea Selatan pada umumnya dapat meningkatkan konsumsi ikan dalam rangka mendukung pembentukan SDM yang unggul, sehat, kuat, dan cerdas,” ungkap Nilanto.

KKP menggelontorkan anggaran sebesar Rp 22,94 miliar untuk membangun PIM ini yang  berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kota Palembang seluas 9.025 meter persegi (M2). Selama proses pembangunan, untuk sementara lahan tersebut diserahkan kepada KKP.

Baca Juga: KKP: Ekspor sidat capai 5.186 ton pada semester I 2019

Editor: Noverius Laoli