Siap-siap ganti profesi, ini 7 pekerjaan yang akan hilang di masa depan



KONTAN.CO.ID - Ada banyak hal yang akan berubah seiring berkembangnya zaman, termasuk pekerjaan. Di setiap waktu, akan ada pekerjaan yang hilang dan diganti dengan pekerjaan yang baru.

Tidak sedikit beberapa profesi kelak akan digantikan oleh teknologi karena beberapa alasan.

Tenaga manusia memiliki batas tertentu sehingga produksi tidak maksimal. Dengan menambah pekerja, biaya operasional perusahaan juga bertambah. 


Faktor ini membuat banyak perusahaan memilih mencari alternatif lain. Salah satunya dengan mengganti tenaga manusia dengan mesin.

Imbasnya, tenaga manusia yang terbatas kalah saing dengan tenaga mesin. Mesin mampu memproduksi lebih banyak dan cepat dibanding manusia. 

Namun demikian, ada juga pekerjaan yang selalu dibutuhkan meski zaman terus berganti. 

Berikut beberapa pekerjaan yang akan hilang di masa depan dirangkum KONTAN.co.id dari Forbes dan Career Addict:

  • Juru masak restoran cepat saji

Juru masak menjadi salah satu pekerjaan yang akan hilang. Dengan perkembangan teknologi, hal masak-memasak bisa dilakukan dengan mesin. 

Mesin tersebut bisa mempercepat proses memasak serta kualitas yang dihasilkan konsisten. Menggunakan mesin juga menekan biaya operasional sehingga menguntungkan bagi pemilik restoran.

Kebersihan makanan juga lebih terjaga jika menggunakan mesin. Tidak akan ada banyak tangan yang menyentuh makanan, sehingga meminimalisir kuman yang masuk pada makanan. 

  • Travel agent

Masyarakat sekarang semakin mudah merencanakan liburan impian tanpa harus menyewa jasa travel agent. Banyaknya start-up hotel dan tiket memudahkan masyarakat yang ingin berlibur. 

Dengan bermodal gawai, masyarakat bisa membeli tiket transportasi hingga tiket wisata.

Mudahnya membeli berbagai tiket dan sewa hotel tentu mengancam travel agent konvensional. Jika mereka tidak berinovasi, lambat laun travel agent akan tergusur oleh aplikasi travel. 

Tapi pekerjaan di bidang pariwisata masih akan terbuka lebar. Pekerjaan yang dibutuhkan di masa depan ini terbuka di start-tup penyedia tiket wisata atau hotel.