Simak faktor-faktor ini saat memilih saham pembagi dividen



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar saham tanah air bakal semarak dengan pembagian dividen. Setidaknya ada enam emiten yang akan membagikan dividennya kepada pemegang saham.

Sebagai pertimbangan, analis memberikan sejumlah faktor yang mesti dicermati oleh pelaku pasar dalam memburu dividen.

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan, selain menimbang besaran yield, investor masih harus melihat bagaimana valuasi dan prospek emiten tersebut ke depan. Yield yang besar, apabila tidak didukung dengan prospek ke depan, maka akan berpotensi menjadi dividend trap.


Baca Juga: Kantongi 20 calon emiten dalam pipeline IPO, BEI masih tunggu perusahaan BUMN

Hendriko menjelaskan, dividend trap merupakan kondisi dimana harga saham hanya naik sementara karena yield besar, namun kembali terkoreksi setelah pembagian dividen. “

Bahkan dengan potensi penurunan lebih besar daripada dividend yield-nya,” terang Hendriko saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (13/4).

Sementara Kepala Riset Yuanta Sekuritas Chandra Pasaribu menilai, dividen lebih kepada bonus dari investasi, karena return sesungguhnya harusnya berasal dari capital gain.

“Akan tetapi dengan dividen 3% sudah lebih baik dari bunga deposito, dengan harapan ada return yang lebih tinggi dari capital gain,” terang Chandra.

Baca Juga: IHSG diprediksi teknikal rebound pada perdagangan Rabu (14/4)

Adapun enam emiten yang akan membagikan dividen dalam waktu dekat yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp 16,74 per saham dengan yield 0,73% per penutupan perdagangan Selasa (13/4), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) sebesar Rp 167 per saham dengan estimasi yield 1,42%, dan PT Dharma Satya Nusantara (DSNG) sebesar Rp 12,5 dengan perkiraan yield 2,11%.

Editor: Tendi Mahadi