Simpati para pemimpin dunia untuk keluarga kapal selam KRI Nanggala-402



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 mengundang simpati para pemimpin dunia. Baik secara langsung maupun tertulis di media sosial, para pemimpin dunia menyampaikan duka cita kepada Indonesia atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402.

Kapal selam buatan Jerman pada 1977 itu hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu (21/4/2021). Seluruh awak kapal KRI Nanggala-402 yang dinyatakan gugur, Minggu (25/4/2021) sore.

Citra dalam laut dikonfirmasi sebagai bagian KRI Nanggala 402, terlihat meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul. Hal ini disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai. "Dengan kesedihan yang mendalam, selaku Panglima TNI, saya nyatakan bahwa 53 personel onboard KRI Nanggala-402 telah gugur," katanya sedikit tercekat dalam konferensi pers, Minggu (25/4/2021).


Sejumlah pemimpin negara menyampaikan duka cita atas insiden yang menyebabkan gugurnya 53 awak kapal selam buatan Jerman tersebut.

Rusia

Ucapan belasungkawa Pemimpin Rusia disampaikan dalam halaman facebook Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia. Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan rasa duka cita kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), berkenaan dengan tenggelamnya kapal selam Indonesia di perairan Bali.

“Presiden Rusia menyampaikan ucapan simpati dan dukungan kepada keluarga dan sahabat dari para awak kapal selam yang wafat, serta kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tulis kedutaan besar Rusia.

Baca juga: Hiu Kencana, korps kapal selam TNI AL yang anggotanya gugur di KRI Nanggala-402

China

Presiden China Xi Jinping mengirimkan ucapan duka cita kepada Presiden Indonesia Joko Widodo atas musibah yang dialami kapal selam Nanggala-402, pada Selasa (27/4/2021). Melansir Antara, dalam pesan singkatnya kepada Presiden Jokowi Xi mengaku terkejut mengetahui kapal selam milik Angkatan Laut Indonesia tenggelam di dasar laut sehingga menyebabkan gugurnya para awak yang bertugas.

Atas nama pemerintah dan rakyat China serta secara pribadi, orang nomor satu di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu, menyatakan duka cita yang sangat mendalam kepada para korban. Presiden Xi juga menyampaikan rasa simpati yang tulus kepada pihak keluarga yang sedang berduka.

Singapura

Presiden Halimah Yacob dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong telah menulis kepada Presiden Indonesia Joko Widodo untuk menyampaikan belasungkawa atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402. Presiden Halimah, Senin (26 April) menulis: "Saya turut berduka atas hilangnya nyawa 53 awak kapal akibat tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402.”

"Kami berdoa dan berharap mereka bisa diselamatkan tapi ternyata sebaliknya. Ini masa percobaan bagi masyarakat Indonesia dan keluarga serta orang-orang tersayang para korban, yang sedang menjalankan tugasnya untuk bangsanya ketika musibah itu terjadi.”

“Atas nama rakyat Singapura, saya menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia.”

"Doa dan pikiran saya untuk keluarga dan orang-orang terkasih dari para awak atas kehilangan yang sangat besar dan semoga mereka menemukan kedamaian di bulan Ramadhan ini."

Editor: Adi Wikanto