Socar dan JX Nippon ajukan minat bermitra dengan Pertamina di proyek RDMP Balikpapan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) tengah mencari mitra untuk sejumlah proyek kilang. Salah satunya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.

Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina, Heru Setiawan mengatakan Pertamina baru akan memulai market sounding untuk mencari mitra di proyek RDMP Balikpapan pada tahun ini.

Biarpun belum melakukan market sounding, namun Pertamina telah menerima penawaran kemitraan dari dua perusahaan. "Salah satunya ada dari Azerbaijan, ada dari Jepang," ujar Heru, Selasa (1/8).


Heru menyebut kedua perusahaan tersebut adalah Socar yang berasal dari Azerbaijan dan JX Nippon yang berasal dari Jepang. JX Nippon sendiri sempat hampir menjadi mitra Pertamina di proyek RDMP Balikpapan pada 2016 lalu.

Namun kerja sama tersebut urung dilakukan karena kala itu Pertamina dan JX Nippon tidak sepakat terkait besaran nilai investasi dan waktu pengerjaan proyek. JX Nippon kala itu meminta pengerjaan proyek lebih lama dua sampai tiga tahun dari target Pertamina.

Selain kedua perusahaan tersebut, Heru mengaku Pertamina masih membuka peluang bermitra dengan perusahaan lain. Pasalnya sampai saat ini pun Pertamina belum memutuskan mitra di proyek RDMP Balikpapan. "Jadi kami sudah punya data bank mengenai partner-patner kami, jadi nanti kami buka lagi, rencananya tahun ini," imbuh Heru.

Pertamina memang mencari mitra lebih dari satu untuk bekerjasama mengerjakan proyek RDMP Balikpapan. Biarpun begitu, Heru menegaskan Pertamina masih akan tetap memegang kendali dengan memiliki saham mayoritas di proyek RDMP Balikpapan.

Sejauh ini proyek RDMP Balikpapan sedang dalam tahap persiapan konstruksi. Heru menyebut Pertamina akan menunjuk kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) pada November atua Desember 2018 nanti sehingga tahapan konstruksi RDMP Balikpapan bisa dimulai pada awal tahun depan.

Editor: Handoyo .