Strategi Mitra Adiperkasa (MAPI) pertahankan kinerja di tengah wabah corona



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyebaran virus Corona (Covid-19) mulai menekan pertumbuhan ekonomi. Sejumlah perusahaan termasuk PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mulai mengalami dampak ini.

Untuk itu, MAPI menyusun strategi menghadapi kondisi ini di tengah kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSSB) untuk wilayah DKI Jakarta yang mulai berlaku Jumat 10 April 2020.

VP Investor Relations & Corporate Communications MAP Group Ratih D. Gianda mengatakan, MAPI akan mulai mengatur jadwal operasional toko-tokonya.


Baca Juga: Analis: Corona berpotensi menekan kinerja sektor ritel

“Perusahaan juga mengurangi jam operasional toko serta mengikuti ketentuan sesuai peraturan yang berlaku di setiap wilayah. Kendati keputusan untuk menutup sejumlah toko bukan hal yang mudah bagi perusahaan, namun kesehatan dan keamanan karyawan kami, para konsumen dan semua pihak terkait yang perlu kami layani menjadi perhatian utama kami,” ungkap Ratih, Kamis (8/4).

Namun, beberapa gerai di bawah naungan MAPI masih tetap buka, misalnya supermarket Foodhall yang tetap melayani kebutuhan dasar bagi konsumen sesuai dengan imbauan Pemerintah.

Sementara dari divisi Food & Beverage, seperti Starbucks, Pizza Marzano, hingga Domino’s Pizza tetap melayani konsumen melalui jasa pengiriman online atau jasa antar sesuai prosedur standar operasional yang berlaku.

Baca Juga: Ini 10 saham net sell terbesar investor asing, Kamis (2/4)

Dari sisi pengeluaran, Ratih mengungkapkan bahwa MAPI melakukan pengendalian biaya dan mencadangkan dana tunai. Hal ini diukur dari aspek pembekuan anggaran belanja dan pengurangan remunerasi untuk jajaran senior management.

Editor: Noverius Laoli