Tekan Penyebaran Covid-19, Karyawan BPJamsostek Dapat Suntikan Vaksin Booster



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan atau booster kepada 2.000 karyawan BPJamsostek di wilayah DKI Jakarta. 

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Umum dan SDM BPJamsostek Abdur Rahman Irsyadi dan Ketua Dewan Pengawas Muhammad Zuhri berkesempatan mendapatkan suntikan pertama. 

Abdur Rahman Irsyadi dalam mengatakan bahwa pemberian vaksin booster ini merupakan upaya BPJamsostek untuk menekan penyebaran virus di lingkungan kantor serta sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pengentasan pandemi covid-19 di Indonesia. 


Seperti yang diketahui sejak 12 Januari lalu pemerintah mulai menggalakkan program vaksinasi booster bagi seluruh masyarakat. Hal tersebut bertujuan untuk mengembalikan imunitas tubuh yang cendrung menurun sejak 6 bulan pasca vaksinasi, terutama di tengah kemunculan varian baru covid-19 termasuk Omnicron. 

Baca Juga: BP Jamsostek Siap Berikan Layanan Manfaat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan

“Sebagai institusi yang memberikan pelayanan kepada publik, hal ini sekaligus dapat meningkatkan keamanan bagi para peserta yang berinteraksi langsung dengan karyawan BPJamsostek," ujarnya dalam siaran pers, Senin (7/2)

Guna mendukung kelancaran kegiatan vaksinasi ini, BPJamsostek juga bekerjasama dengan berbagai institusi, seperti Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Suku Dinas Kesehatan Administrasi Jakarta Selatan, dan Puskemas Setiabudi serta tim vaksinator dari RS Bhakti Mulya dan Klinik Nayaka.

Untuk penanganan gawat darurat BPJamsostek  bekerja sama dengan RS Jakarta, ditambahan RS Pertamina dan RSUP Fatmawati sebagai rujukan. 

Fasilitas yang disediakan di lokasi kegiatan juga telah memenuhi standar, di antaranya ruang gawat darurat, ruang observasi, ruang tunggu serta lokasi penyuntikan vaksin. Seluruh peserta yang terdaftar juga dipastikan telah memiliki tiket vaksin booster. Jenis vaksin yang digunakan pun sesuai dengan ketentuan Kemenkes yaitu Astrazeneca. 

Baca Juga: Imbal Hasil Peserta BP Jamsostek 6,95%

Sementara itu Kepala Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan Kemenkes RI, Sugianto yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi gerak cepat BPJamsostek yang telah memfasilitasi seluruh karyawan untuk mendapatkan vaksin booster sebagai salah satu upaya bersama dalam menangkal transmisi covid-19. Pihaknya juga memastikan bahwa apapun jenis vaksin yang digunakan sudah dalam kondisi aman. 

“Kita juga menyadari saat ini memang terjadi peningkatan kasus, oleh karena itu sekali lagi kami sangat berharap  upaya ini adalah salah satu ikhtiar untuk menangkal transmisi itu sendiri. Namun tentunya tidak mungkin hanya dari upaya vaksinasi saja, tetap harus diimbangi protokol kesehatan,”terang Sugiarto. 

Editor: Noverius Laoli