Terbang lagi, Lion Air hanya jual tiket di channel tertentu



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembukaan operasional angkutan umum oleh Kementerian Perhubungan mendapat respon positif dari pelaku usaha. Lion Air Group siap mengoperasikan kembali layanan penerbangan berjadwal untuk rute domestik mulai pada Minggu 10 Mei 2020.

Namun, Lion Air Group akan  mengoperasikan penerbangan itu dengan pembatasan, mulai dari penjualan tiket hingga saat terbang. Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, operasional akan dilakukan oleh Lion Air, Batik Air dan Wings Air. Namun, tiket pesawat hanya dijual melalui channel tertentu.

Itu antara lain di Kantor Pusat dan Kantor Cabang Penjualan Tiket (Ticketing Town Office) Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia, serta aplikasi perangkat smartphone (mobile apps) Lion Air dan Batik Air. Untuk pembelian tiket Wings Air juga bisa melalui website dan aplikasi tersebut. “Calon penumpang wajib melengkapi dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan serta mengikuti protokol pengamanan kesehatan diri sebagaimana diberlakukan dalam aturan dimaksud,” jelasnya dalam siaran resmi, Kamis (07/5). Selain itu, mengacu kepada protokoler pengaturan jarak aman antartamu atau penumpang (physical distancing) dalam kabin pesawat pada setiap penerbangan. Tipe pesawat Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO dan Airbus 320-200NEO pada kelas ekonomi yang berkonfigurasi 3-3, maka khusus kursi di tengah (B dan E) tidak dipergunakan (tanda petunjuk “X”), tamu atau penumpang akan duduk di dekat jendela (window) dan lorong (aisle). Tipe pesawat ATR 72 dan pesawat yang mempunyai layanan kelas bisnis bertata letak kursi 2-2, mengimplementasikan metode saling silang atau zig-zag.


Editor: Adi Wikanto