Terpopuler: Kronologi penangkapan penyerang Novel, dirkeu Dominos Pizza tenggelam



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berikut adalah sejumlah artikel yang terpopuler di Kontan.co.id:

Begini kronologi penangkapan dua polisi aktif penyerang Novel Baswedan

Dua anggota polisi aktif yang ditangkap berinisial RM dan RB. Keduanya ditangkap tim teknis bersama Kepala Korps Brimob Polri di kawasan Cimanggis, Depok pada Kamis (26/12) malam. Penangkapan kedua pelaku pun setelah menjalani proses panjang selama sekitar 2,5 tahun.


Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atau pra rekontruksi sebanyak 7 kali, Polri dalam penyelidikannya telah memeriksa sebanyak 73 saksi.

Artikel Selengkapnya: Begini kronologi penangkapan dua polisi aktif penyerang Novel Baswedan

Direktur Keuangan Dominos Pizza tewas tenggelam saat berlibur di Mauritius

Istri dan putri direktur keuangan salah satu gerai makanan takeway terbesar di Inggris, Domino's Pizza itu hancur lebur setelah David Bauernfield  meninggal dalam kecelakaan snorkeling saat liburan keluarga di Mauritius.

Melansir Telegraph.co.uk, Bauernfeind, 51 tahun, direktur keuangan Domino's Pizza Inggris, diyakini tenggelam pada Boxing Day. Laporan surat kabar lokal menunjukkan, dia ditemukan mengambang di Samudera Hindia oleh kapten kapal pesiar.

Artikel Selengkapnya: Direktur Keuangan Dominos Pizza tewas tenggelam saat berlibur di Mauritius

Pendiri Uniqlo Tadashi Yanai mengundurkan diri dari SoftBank setelah 18 tahun

SoftBank Group Corp mengumumkan bahwa Tadashi Yanai, pendiri dan CEO dari induk Uniqlo, Fast Retailing, akan mengundurkan diri sebagai anggota dewan independen pada akhir bulan untk fokus pada bisnis fesyen. Yanai mundur setelah 18 tahun di SoftBank.

Yanai merupakan sekutu lama sekaligus kritikus bagi pendiri dan CEO SoftBank, Masayoshi Son. Yanai merupakan satu dari tiga anggota dewan eksternal di SoftBank.

Artikel Selengkapnya: Pendiri Uniqlo Tadashi Yanai mengundurkan diri dari SoftBank setelah 18 tahun

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie