Terus berkurang, zona merah corona per 14 Maret tinggal 10 wilayah, simak rinciannya



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Zona merah corona di Indonesia semakin berkurang. Satgas Covid-19 mencatat zona merah corona per 14 Maret 2021 menjadi 10 kabupaten/kota.

Mengutip laman Covid19.go.id, hingga Minggu (14/3) jumlah zona merah corona di Indonesia turun menjadi 10 kabupaten/kota. Jumlah zona merah corona tersebut berkurang dari pekan sebelumnya 27 Februari 2021 yang mencapai ada 12 daerah.

Zona merah corona adalah daerah berisiko tinggi penularan virus corona. Satgas Covid-19 memperbarui data zona penularan virus corona, dari zona merah, zona hijau, dan zona oranye setiap minggu.


Penurunan jumlah zona merah corona terjadi seiring berkurangnya kasus Covid-19 harian. Belakangan ini, jumlah kasus harian Covid-19 di Indonesia bertambah sekitar 5.000-an kasus. Bulan lalu, kasus harian Covid-19 menembus di atas 10.000 per hari.

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Minggu (21/3) ada tambahan 4.396 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.460.184 kasus positif corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus corona bertambah 6.065 orang sehingga menjadi sebanyak 1.290.790 orang. Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus corona di Indonesia bertambah 103 orang menjadi sebanyak 39.550 orang.

Baca juga: Simak penjelasan WHO tentang mutasi virus corona yang diperkirakan lebih mematikan

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkat (PPKM) mikro di Pulau Jawa dan Bali membuahkan hasil positif. PPKM Mikro menekan zona merah corona di Jawa dan Bali.

Kini di Jawa Tengah hanya ada satu wilayah yang berstatus zona merah corona, yakni di Kabupaten Sukoharjo. Bulan lalu. Jawa Tengah memimpin sebagai provinsi dengan zona merah corona terbanyak di Indonesia.

Berikut daftar zona merah corona di Indonesia berdasarkan data terbaru, 14 Maret 2021:

Zona Merah Corona di Papua

  • Jayapura    

Zona Merah Corona di Nusa Tenggara Timur

  • Kota Kupang    
Simak daftar zona merah corona lainnya di halaman selanjutnya

Editor: Adi Wikanto