KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku kejahatan kini semakin lihat menguras harta kekayaan Anda. Lewat akun media sosialnya,
@ojkindonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin mengingatkan masyarakat terhadap aksi kejahatan dengan metode SIM
swap. Kejahatan SIM
swap adalah pengambilalihan SIM card korban oleh pelaku kejahatan.
Akibatnya, SIM
card yang kemudian aktif dan berlaku adalah SIM
card milik pelaku, bukan lagi SIM
card lama korban. "SIM swap biasanya digunakan pelaku kejahatan, sebagai sarana untuk mengeksploitasi saldo perbankan korbannya," terang @ojkindonesia, Senin (13/7). OJK mengingatkan, dalam tatanan kebiasaan baru atau
new normal, peningkatan penggunaan layanan telekomunikasi perlu diimbangi dengan peningkatan kewaspadaan terhadap kejahatan (fraud) transaksi
online (perbankan/uang elektronik).
Baca Juga: Kasus pembobolan rekening Ilham Bintang lewat SIM, Kemkominfo bakal panggil operator Hal tersebut terutama dalam pemanfaatan fitur-fitur dalam bertelekomunikasi, seperti dalam kasus SIM
swap fraud. OJK telah bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kominfo, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), operator seluler, Bank Indonesia (BI), Divisi Humas Polri, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Kerjasama tersebut meliputi pemberian informasi seputar cerdas bertelekomunikasi agar terhindar dari kasus SIM
swap fraud.
Baca Juga: Cegah kejahatan, registrasi SIM card bakal pakai teknologi biometrik Adapun sejumlah tips yang bisa Anda perhatikan agar terhindar dari aksi SIM swap adalah sebagai berikut: 1. Jangan memberikan data finansial kepada siapa pun atau pihak yang mengatasnamakan institusi. Data finansial itu baik berupa berupa
personal identification number (PIN),
card verification code (CVV)/
card verification code (CVC) kartu kredit,
user name,
password,
on time password (OTP). 2. Ganti secara berkala, semua jenis
password Anda.
Editor: Yuwono triatmojo