KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Langkah pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) untuk mengembangkan usaha tak cukup hanya bermodal produk yang baik. Pelaku usaha juga perlu memperkuat manajemen, memanfaatkan teknologi digital, hingga memperluas pasar. Untuk mendorong hal itu, sebanyak 857 UMK binaan Pertamina yang berhasil lolos ke tahap nasional Pertamina UMK Academy 2026 diberi sejak September 2026. Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina, Rudi Ariffianto mengatakan bahwa Pertamina UMK Academy merupakan program inkubasi usaha yang memberikan pelatihan dan pendampingan untuk membantu usaha lokal bertumbuh, meningkatkan kapabilitas, kualitas serta daya saing serta memberikan eksposure yang lebih luas agar usaha mereka semakin dikenal dan jangkauan pemasaran bertambah luas.
Pelaku UMK Perlu Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Tingkatkan Kapasitas Usaha
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Langkah pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) untuk mengembangkan usaha tak cukup hanya bermodal produk yang baik. Pelaku usaha juga perlu memperkuat manajemen, memanfaatkan teknologi digital, hingga memperluas pasar. Untuk mendorong hal itu, sebanyak 857 UMK binaan Pertamina yang berhasil lolos ke tahap nasional Pertamina UMK Academy 2026 diberi sejak September 2026. Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina, Rudi Ariffianto mengatakan bahwa Pertamina UMK Academy merupakan program inkubasi usaha yang memberikan pelatihan dan pendampingan untuk membantu usaha lokal bertumbuh, meningkatkan kapabilitas, kualitas serta daya saing serta memberikan eksposure yang lebih luas agar usaha mereka semakin dikenal dan jangkauan pemasaran bertambah luas.
TAG: