United Tractors (UNTR) kembali revisi target penjualan alat berat tahun ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT United Tractors Tbk (UNTR) masih dibayangi oleh lemahnya harga komoditas batubara. Pada November 2019, emiten penghuni Indeks Kompas100 ini hanya berhasil menjual 109 unit alat berat Komatsu, menjadikannya realisasi penjualan terendah sepanjang 2019.

Investor Relations United Tractors Ari Setiyawan membenarkan turunnya penjualan alat berat UNTR disebabkan belum bergairahnya permintaan khususnya dari sektor pertambangan dan agribisnis.

Baca Juga: UNTR jual 109 unit alat berat di November 2019, rekor terendah tahun ini


Padahal, dari 2.843 unit penjualan alat berat sejak awal tahun, 42% diantaranya merupakan penjualan ke sektor pertambangan. Hal ini pun membuat UNTR meninjau kembali target penjualan alat berat Komatsu.

Ari menjelaskan, kala itu manajemen UNTR optimis dapat menjual 3.200 unit alat berat Komatsu hingga akhir 2019. Asumsinya, ada beberapa prospek permintaan dan tender pengadaan alat berat khususnya di sektor konstruksi, kehutanan, dan agribisnis yang akan terealisasi pada kuartal IV-2019.

Namun, ada beberapa faktor yang menyebabkan permintaan alat berat tersebut kemungkinan tidak akan terealisasi pada tahun ini dan akan bergeser hingga tahun depan.

“Sehingga, dengan kondisi tersebut penjualan Komatsu hingga full year 2019 diperkirakan akan mencapai 2.900 – 3.000 unit,” ujar Ari ketika dihubungi Kontan.co.id, Jumat (20/12).

Baca Juga: United Tractors (UNTR) dapat pinjaman Rp 700 miliar dari anak usaha

Jika penjualan alat berat UNTR mencapai 2.843 unit pada periode Januari-November 2019, maka UNTR telah merealisasikan 94,7% dari target penjualannya.

Editor: Tendi Mahadi