Wall Street koreksi, indeks S&P 500 catat kenaikan Agustus tertinggi sejak 1986



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street kembali ditutup melemah di perdagangan awal pekan ini. Dari tiga indeks utama, hanya Nasdaq Composite yang masih menguat ditopang sejumlah saham yang melesat, termasuk Apple Inc. 

Pada penutupan perdagangan Senin (31/8), Dow Jones Industrial Average turun 223,82 poin atau 0,78% ke level 28.430,05, S&P 500 kehilangan 7,7 poin atau 0,22% menjadi 3.500,31 dan Nasdaq Composite menguat 79,82 poin atau 0,68% ke posisi 11.775,46.

Walau begitu, indeks S&P 500 yang akhirnya turun setelah naik lima hari perdagangan berturut-turut ini mencetak kenaikan bulanan terbesar di bulan Agustus selama lebih dari 3 dekade. 


Baca Juga: Wall Street melemah, bursa AS mencatat kenaikan Agustus tertinggi sejak 1984

Asal tahu saja, di bulan lalu, indeks S&P naik 7,01%. Ini adalah kenaikan terbesar untuk bulan Agustus sejak tahun 1986. Kala itu, indeks S&P melesat 7,1%. 

Selain itu, bagi ketiga indeks utama, ini adalah kenaikan bulanan kelima berturut-turut setelah posisi terendah di Maret. Ini terjadi walaupun data ekonomi di Amerika Serikat menunjukkan pemulihan yang tidak merata setelah penurunan tajam akibat pandemi virus corona.

Bagi S&P pun, ini adalah kenaikan bulanan terlama sejak tahun 2018. Kala itu, S&P mencetak kenaikan selama enam bulan secara berturut-turut, dari April hingga September. 

Berdasarkan data Bespoke Investment Group, dalam kenaikan lima bulan berturut-turut, S&P sudah melesat 35,6%. Ini menandai kenaikan lima bulan terkuat untuk indeks tersebut sejak tahun 1938. 

Selain itu, di bulan Agustus ini, indeks S&P 500 dan Nasdaq telah memecahkan rekor tertingginya. Bahkan, S&P 500 kini sudah 3,8% di atas rekor tertingginya yang dicetak sebelum krisis akibat pandemi virus corona terjadi. 

Editor: Anna Suci Perwitasari