Warren Buffett tak masalah terlihat seperti orang bodoh dalam jangka pendek



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Warren Buffett sempat mendapat banyak kritikan dari sejumlah pihak karena tidak memanfaatkan uang Berkshire Hathaway untuk bekerja selama jatuhnya pasar pada periode Februari-Maret. Mereka melihat, kehancuran pasar yang ganas dan menakutkan ternyata menjadi salah satu peluang pembelian jangka pendek terbaik.

The Motley Fool memberitakan, Oracle of Omaha mungkin telah membuat kesalahan dengan menjual saham maskapai penerbangannya dengan kerugian hanya beberapa bulan sebelum ruang perjalanan udara yang lebih luas pulih terdorong dari harapan dari vaksin Covid-19. 

Meskipun Warren Buffett mungkin mengalami banyak kesulitan tahun ini, satu hal yang tetap jelas: dia lebih bersedia untuk terlihat seperti orang bodoh dalam jangka pendek jika itu berarti menjadi yang terbaik dalam jangka panjang.


Dengan pasar saham yang melonjak ke level tertinggi baru berkat optimisme yang didorong oleh vaksin, kita bisa menebak Warren Buffett akan terus menjadi net buyer saham. Satu hal yang tidak akan dia lakukan adalah mengejar pasar atau mencoba mengkompensasi kurangnya aktivitas pembelian saat pasar jatuh pada bulan Maret dan April. 

Baca Juga: Nasihat Warren Buffett untuk tidak berinvestasi dengan cara ini atau Anda bangkrut

Warren Buffett tidak memikirkan masa lalu. Dia tetap fokus ke masa depan. Dan meskipun masa depan lebih cerah, dengan beberapa vaksin Covid-19 mulai didistribusikan, seseorang tidak boleh mengabaikan kemungkinan kejutan negatif yang tidak terduga. 

Saat ini, pasar sedang mengalami tarik-menarik antara masa depan yang lebih penuh harapan dan realitas jangka pendek yang mengerikan dari melonjaknya kasus Covid-19, yang dapat meninggalkan pengaruh besar lainnya dalam perekonomian.

Baca Juga: Warren Buffett: AS tengah berjuang melawan perang ekonomi

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie