Xi Jinping menelepon Vladimir Putin, apa yang dibicarakan?



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Dalam pembicaraan lewat sambungan telepon antara Presiden China Xi Jinping dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (8/7/2020), kedua pemimpin sepakat untuk menentang hegemoni dan unilateralisme.

Informasi saja, melansir Wikipedia, unilateralisme adalah doktrin atau agenda apapun yang mendukung tindakan sepihak.

Melansir South China Morning Post yang mengutip laporan saluran TV pemerintah China CGTN, Xi mengatakan perlunya Beijing dan Moskow untuk mengintensifkan komunikasi strategis dan kerja sama mereka dalam situasi global yang cepat berubah.


Baca Juga: Xi Jinping surati Presiden Argentina, tawarkan kerjasama perangi corona

Pembicaraan mereka terjadi di tengah hubungan China-AS yang semakin tegang dan meningkatnya ketegangan antara China dan India setelah bentrokan mematikan antara pasukan di perbatasan Himalaya yang disengketakan bulan lalu.

Pembicaraan itu terjadi lima hari setelah Putin berbicara dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, setelah New Delhi menyetujui kesepakatan senjata besar antara kedua negara.

Baca Juga: Sebut Xi Jinping pemimpin tirani, profesor hukum China dipenjara

Media India melaporkan bahwa Modi adalah pemimpin dunia pertama yang memberi selamat kepada Putin atas kemenangannya dalam referendum tentang reformasi konstitusi yang akan memungkinkannya untuk tetap sebagai presiden hingga 2036.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie