Zyrexindo Mandiri Buana (ZYRX) meraup berkah dari pembelajaran daring



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sistem pemberlakuan belajar dari rumah atau learning from home (LFH) membuat permintaan produk elektronik, khususnya laptop, meningkat pesat. Hal ini membuat PT Zyrexindo Mandiri Buana (ZYRX) memasang target optimistis tahun ini.

Direktur Utama Zyrexindo, Timothy Siddik, Shu mengatakan, salah satu pasar yang potensial adalah pasar laptop untuk kalangan siswa. Dia menjabarkan, jumlah siswa pada jenjang SD-SMA di Indonesia ada sekitar 45 juta-50 juta siswa. Dari jumlah tersebut, tidak sampai 3 juta siswa yang mempunyai komputer dan laptop secara individual.

Padahal, siswa membutuhkan laptop untuk melakukan pembelajaran secara daring. Melihat kesempatan ini, Zyrexindo meluncurkan program siswatop atau satu siswa satu laptop. Hal ini untuk memberi kemudahan siswa mendapatkan laptop yang terjangkau, yang hanya dibanderol dengan harga di bawah Rp 4 juta. “Harga komputer di bawah Rp 4 juta, dan ada respons yang luar biasa. Ada penggerak untuk kinerja 2021,” terang Timothy, belum lama ini.


Dengan Siswatop, ZYRX ingin menjadi pioneer dalam upaya peningkatan kecerdasan bangsa, dengan makin banyaknya anak anak Indonesia yang memakai komputer sebagai connected-IOT device dalam pembelajaran.

Baca Juga: Pasar laptop B2B diyakini makin menggeliat pada tahun ini

Zyrex juga mengundang pihak manapun bila ingin mengadakan program corporate social responsibilities (CSR) dalam bentuk sumbangan laptop terhadap siswa sekolah. Jika ada pihak yang berminat, maka ZYRX akan memberikan harga khusus.

Peningkatan kinerja Zyrexindo sebenarnya sudah mulai terlihat di 2020. Tahun lalu, ZYRX berhasil meningkatkan penjualan sebesar 74% secara year-on-year  (yoy), dari Rp 126,8 miliar di tahun 2019 menjadi Rp 223,4 miliar di tahun 2020. Peningkatan penjualan ini turut meningkatkan laba bersih tahun berjalan sebesar 341,6%, dari sebelumnya Rp 8,24 miliar di tahun 2019 menjadi Rp36,37 miliar di tahun 2020.

Kenaikan kinerja yang signifikan ini merupakan dampak dari pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi. Penjualan mobile computing devices (khususnya laptop dan tablet) meningkat signifikan. Dus, Timothy optimistis pendapatan Zyrex tahun ini akan melesat hingga 50%, dengan laba bersih tumbuh 20% dari tahun lalu.

Baca Juga: Zyrex memacu penjualan laptop pada tahun 2021

Editor: Wahyu T.Rahmawati