KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Senior Universitas Paramadina Wijayanto Samirin mengusulkan penundaan penerapan kewajiban sertifikasi halal selama satu tahun untuk memberi ruang bagi pemerintah menyederhanakan regulasi dan mempersiapkan dunia usaha. Menurut Wijayanto, kebijakan wajib halal memiliki tujuan penting, tetapi cakupan yang luas, biaya kepatuhan, serta rumitnya koordinasi antarlembaga berisiko menimbulkan persoalan apabila diterapkan ketika pelaku usaha belum siap. “Kenapa kita memaksakan diri naik gunung kalau belum siap? Lebih baik ditunda dulu. Setahun angka paling logis dan memperbaiki dunia usaha,” kata Wijayanto dalam diskusi publik Sertifikasi Halal dan Label Non-Halal: Menambah Nilai atau Beban Ekonomi?, Rabu (14/10).
Banyak Tantangan, Ekonom Usulkan Penyederhanaan Aturan Wajib Halal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Senior Universitas Paramadina Wijayanto Samirin mengusulkan penundaan penerapan kewajiban sertifikasi halal selama satu tahun untuk memberi ruang bagi pemerintah menyederhanakan regulasi dan mempersiapkan dunia usaha. Menurut Wijayanto, kebijakan wajib halal memiliki tujuan penting, tetapi cakupan yang luas, biaya kepatuhan, serta rumitnya koordinasi antarlembaga berisiko menimbulkan persoalan apabila diterapkan ketika pelaku usaha belum siap. “Kenapa kita memaksakan diri naik gunung kalau belum siap? Lebih baik ditunda dulu. Setahun angka paling logis dan memperbaiki dunia usaha,” kata Wijayanto dalam diskusi publik Sertifikasi Halal dan Label Non-Halal: Menambah Nilai atau Beban Ekonomi?, Rabu (14/10).
TAG: